Resiko Cacingan Hewan Ternak Masih Tinggi

  • Whatsapp
Beberapa orang saat mengamati kambing di pasar sapi, Desa Petrah Kecamatan Tanah Merah Bangkalan. (Foto: Helmi Yahya)

KABAR BANGKALAN | Resiko cacingan yang dialami oleh hewan ternak di Bangkalan, baik sapi maupun kambing masih tinggi. Risiko yang berdampak pada produktivitas pertumbuhan ternak tersebut, tidak sepenuhnya dipahami oleh peternak. Sehingga, banyak peternak yang resah dan kebingungan mengenai cacingan tersebut.

Sedangkan, resiko cacingan disebabkan oleh pakan ternak yang masih alami dari penghijauan. Sehingga kehidupan cacing yang semula berada di tanah bisa berpindah pada perut hewan. Padahal, hampir semua ternak di Bangkalan masih menggunakan rumput hijau.

Salah satu peternak sapi asal Kecamatan Kamal Torima mengutarakan, sapi miliknya pernah mengalami cacingan. Sehingga pakan yang selalu diberikan setiap hari tidak bisa membuat ternak menjadi gemuk dan besar, malah semakin kurus. ”Karena mengalami hal itu, saya langsung menjual ternak saya, saya takut keburu mati,” ujarnya, Rabu (26/5/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Bangkalan Ahmad Hafid menjelaskan, resiko cacingan di Bangkalan belum bisa diketahui pasti. Sebab, hanya beberapa wilayah yang sudah dilakukan uji feses. Sedangkan dari pengujian tersebut, ditemukan resiko cacingan yang cukup tinggi.

”Berdasarkan sampel yang kami ambil di beberapa wilayah, memang resiko cacingan tinggi, tetapi belum semua wilayah terdeteksi,” responnya.

Menurutnya, cacingan masih dapat diobati melalui pemberian obat cacing dalam tiga bulan sekali. ”Memang belum semua peternak mengetahui, kami sarankan menghubungi petugas kami di masing-masing kecamatan,” sarannya.

Sedangkan menurut Pengelola Yakin Bisa Farm CHK Karyadinata menjelaskan, masalah cacingan merupakan masalah yang umum di Bangkalan. Sebab, pakannya masih menggunakan hijauan rumput. Sehingga mudah terkena cacing. ”Cacingan di Bangkalan itu sudah biasa, karena pakannya juga alami, belum menggunakan konsentrat,” responnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *