Kasus Covid-19 Meningkat, Disdik Larang Sekolah di Arosbaya Terapkan PTM

  • Whatsapp
Sekolah menerapkan protkes ketat saat PTM berlangsung. (Foto: Ist)

KABAR BANGKALAN | Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan melarang sekolah di Kecamatan Arosbaya melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal tersebut disebabkan karena pasien Covid-19 di wilayah tersebut semakin meningkat.

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika. Elalui Sekretarisnya Zainul Qomar menjelaskan, seharusnya Senin (31/5/2021) lalu semua sekolah negeri serentak melakukan PTM. Namun, Kecamatan Arosbaya dikecualikan menerapkan PTM. Berdasarkan data dari Kemendikbud, ada 68 sekolah yang belum bisa menerapkan pembelajaran secara offline.

Bacaan Lainnya

“Semua sekolah, minus Kecamatan Arosbaya memang kami tidak perbolehkan,” katanya, Selasa (1/6/2021).

Lanjut dia, selama 12 hari ke depan, siswa diperbolehkan masuk kelas. Namun, tidak 100 persen. Tergantung warna zona wilayah per kecamatan. Jika kecamatan tersebut masih berwarna zona oranye, maka siswa yang masuk harus 25 persen. Sedangkan untuk kecamatan yang sudah berzona kuning, siswa yang boleh masuk sebanyak 50 persen.

“Senin sampai dengan Sabtu minggu depan. Lalu libur sesuai kalender pendidikan. Insya Allah bulan Juli kami buka lagi karena tahun ajaran baru,” ungkapnya.

Terpisah, Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein menuturkan, penundaan PTM di Kecamatan Arosbaya lantaran hasil rapat Satgas Kecamatan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan ada kenaikan pasien Covid-19. Sehingga diambil keputusan untuk ditunda sementara.

“Penundaan menjadi rekomendasi usulan ke Disdik, dan mereka yang menetapkan karena punya kewenangan itu,” tuturnya.

Berdasarkan hasil penghitungannya, kasus pasien Covid-19 di Kecamatan Arosbaya mengalami kenaikan kasus aktif dan kasus meninggal. Di Arosbaya terjadi penambahan kasus aktif paling tinggi dibanding kecamatan lain. Sehingga tidak direkomendasi untuk pelaksanaan PTM.

“Dampaknya pasca libur lebaran kemarin. Dalam seminggu akumulasi bertambah satu desa di Kecamatan Arosbaya. Dalam satu minggu, terdapat 2 orang meninggal karena Covid19,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein  mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui sampai kapan penundaannya. (ina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *