Honor THL Rp51 Miliar, Legislator Tuntut Evaluasi Total APBD

  • Whatsapp
Ketua DPRD Bangkalan. (Foto: Fa'in Nadofatul M.)

BANGKALAN-Jumlah tenaga harian lepas (THL) yang diperkirakan mencapai 3.808 orang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan harus mengeluarkan anggaran Rp51.318.925.000 per tahun untuk memberikan honor mereka.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Abdul Aziz melalui Kepala Bidang (Kabid) Keuangan, Waki mengatakan, setiap bulan THL diberikan honor sebesar Rp1,2 juta.

Bacaan Lainnya

“Rata-rata segitu per bulan untuk honornya. Kalau ditotal, per tahun Rp51,3 miliar,” katanya, Rabu (2/6/2021).

Sejauh ini, di Bangkalan sudah tidak ada penerimaan THL kembali. Sementara Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beberapa waktu lalu menyebut Bangkalan menjadi kabupaten yang paling boros untuk belanja pegawainya.

Hal tersebut juga sempat diakui oleh Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron bahwa 60 persen APBD Bangkalan habis untuk belanja gaji pegawai. Salah satunya penyebabnya karena banyaknya THL.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Mohammad Fahad meminta pihak Tim Anggaran (Timgar) Pemkab Bangkalan segera mengevaluasinya. Begitu pula dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), agar segera menindaklanjuti perintah bupati untuk mengevaluasi jumlah THL-nya.

“Memang komposisi APBD Bangkalan berada pada posisi yang tidak ideal, karena besarnya belanja pegawai dan tunjangan serta honor THL. Kondisi ini menjadi salah satu beban APBD,” ujar lelaki yang juga ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan itu.

Selain itu, imbuh Fahad, sudah saatnya mengevaluasi menyeluruh terhadap postur APBD Bangkalan. Tentunya dengan tidak mengesampingkan langkah-langkah menggali semua potensi sumber pendapatan daerah agar postur APBD Bangkalan nantinya agar menjadi ideal.

“Jadi kami selaku anggota banggar masih menunggu hasil evaluasi dari timgar. Nanti kami akan melihat sejauh mana hasil efisiensi yang dilakukan oleh Timgar,” pungkasnya. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *