Program SeHAT Nelayan Butuh Sinergitas 4 Kabupaten

  • Whatsapp
Seorang nelayan menyiapkan perahunya untuk berlayar di sungai sekitar kelurahan Pejagan Bangkalan, kemarin. (Foto: Helmi Yahya)

KABAR BANGKALAN | Nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan yang ada di Kabupaten Bangkalan masih menunggu kejelasan program sertifikasi hak atas tanah (SeHAT). Sebab, mendekati bulan Juli 2021, masih akan dilakukan koordinasi dengan pemangku kebijakan di empat kabupaten Madura dan beberapa pihak lainnya.

Kepala Dinas Perikanan Bangkalaan Muhammad Zaini mengatakan, di tahun 2021, merupakan tahun kedua tidak diselenggarakannya program tersebut. Apalagi, tahun lalu gencar-gencarnya wabah Covid-19. Beberapa kegiatan tidak digelar dan anggaran dipangkas untuk pencegahan penyebaran.

Bacaan Lainnya

“Sudah dua tahun ini program SeHAT Nelayan tidak jalan, makanya kami ingin mengusahakan tahun ini ada,” tuturnya, Rabu (2/6/2021).

Pihaknya menegaskan, untuk tindak lanjut program sertifikasi hak atas tanah masih akan dikoordinasikan kembali bersama dengan pimpinan dan juga instansi lain. 

”Nantinya akan hadir beberapa perwakilan instansi terkait untuk sinergi program SeHAT lintas sektor UMKM dan nelayan Madura,” terangnya.

Zaini mengharapkan, program tersebut bisa tetap dinikmati masyarakat terutama yang bergerak dibidang perikanan. Pada pertengahan Juni 2021 mendatang, keberlanjutan program tersebut sudah menuai titik terang.

“Kami sudah jadwalkan pertemuannya, nanti tinggal menunggu hasilnya,” ucapnya.

Sehingga, nelayan atau pembudidaya perikanan tidak hanya berharap, tetapi mengetahui kejelasan realisasi sertifikasi hak atas tanah pada tahun 2021.  Sebab, adanya program tersebut dapat meningkatkan jaminan akses permodalan nelayan dan pelaku usaha penangkapan ikan.

”Untuk program ini, di 2020 dan 2021 tidak ada, dikarenakan tidak ada kuota dari provinsi,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bangkalan Fadhur Rosi menyampaikan, pemerintah daerah seharusnya menggunakan anggaran itu untuk pemanfaatan ekonomi, salah satunya dengan bantuan kepada nelayan dan pelaku usaha.

“Saya sudah minta, agar semua bantuan yang sebelumnya ada, agar bisa diupayakan lagi, kasihan mereka yang membutuhkan bantuan,” tukasnya.  (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *