Anggaran Perbaikan Jalan Kabupaten Tembus Rp22,9 Miliar

  • Whatsapp
Petugas melakukan perbaikan Jalan Raya Kamal-Socah Bangkalan. (Foto: Helmi Yahya

KABAR BANGKALAN | Alokasi anggaran untuk perbaikan jalan kabupaten (Jankab) di Bangkalan cukup fantastis. Kondisi itu, jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2020 kemarin, hampir tidak teranggarkan. Sedangkan, tahun ini alokasi perbaikan Jalan Kabupaten mencapai Rp22,9 miliar untuk 17 lokasi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan Guntur Setiyadi mengatakan, besaran dana puluhan miliar berasal dari dua sumber dana. Pertama, dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp7,6 miliar dengan dua lokasi pengerjaan.

Bacaan Lainnya

“Sisanya, sebesar Rp15,3 miliar bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dengan 15 titik pengerjaan. Total, Rp22,9 miliar untuk 17 lokasi titik pengerjaan. Tahun ini memang ada dua sumber, sedangkan tahun kemarin hampir nihil,” ujarnya, Minggu (6/6/2021).

Pihaknya menjelaskan, perbaikan jankab tersebut mengacu pada pembagian wilayah yang sebelumnya telah dilakukan survey oleh petugas. Jika kondisi jalan parah dan sering dilewati kendaraan, maka titik tersebut akan menjadi prioritas.

“Kami sudah survey dulu, sebelum kemudian menentukan prioritas pengerjaannya,” jelasnya.

Sedangkan, untuk pengerjaan total sebanyak 17 titik ditargetkan harus tuntas di akhir tahun 2021. “Harus tuntas tahun ini, karena ini masuk anggaran 2021 dan tidak boleh molor, sekarang sudah mulai masuk lelang,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi menuturkan, anggaran perbaikan jalan harus dioptimalkan. Bahkan, semua perbaikan jankab yang hendak dilakukan harus memiliki keseimbangan antara kualitas dan harga.

“Harga dan kualitas perbaikan harus sesuai, dan jangan sampai melewati akhir tahun,” responnya.

Mahmudi juga berharap, agar pemerintah bisa mendorong pembangunan dan perbaikan jalan di pelosok desa. Sehingga, setiap daerah yang belum memiliki jalan, bisa diminta dan didata.

“Ini agar sasaran pembangunan dan perbaikan tepat sasaran,” sarannya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *