PTM Seluruh Jenjang Sekolah Dihentikan Kembali

  • Whatsapp
Kegiatan belajar mengajar di kelas kembali daring setelah angka pasien Covid-19 di Bangkalan terus merangkak naik. (Foto: Fa'in Nadofatul M.)

KABAR BANGKALAN | Setelah Kecamatan Arosbaya dikecualikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), karena termasuk kecamatan dengan zona merah, kini Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan kembali menghentikan kegiatan tersebut secara serentak di semua sekolah. Sebab angka pasien Covid-19 terus merangkak naik.

Sekretaris Disdik Bangkalan Zainul Qomar mengatakan, penghentian PTM itu belum diputuskan hingga kapan. Sehingga, dia mengungkapkan, pembelajaran kembali lagi ke daring sampai ada evaluasi lagi dari Satgas Covid-19 Bangkalan mengenai kondisi angka pasien Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Penghentian ini atas dasar permintaan masyarakat disampaikan ke korwil yang kemudian dilanjutkan ke kami. Maka kami gerak cepat mengeluarkan SE penghentian PTM,” ujarnya, Minggu (6/6/2021).

Berdasarkan laporan masyarakat, terjadi peningkatan pasien terinfeksi Covid-19. Pasien tersebut ada yang dari keluarga siswa maupun tetangga. Sehingga, masyarakat mengkhawatirkan adanya penularan pada lini pendidikan.

“Jadi kami tidak mau ambil resiko jika dipaksakan tetap berlanjut,” ucap Zainul sekaligus menyampaikan bahwa dihentikannya PTM akan dilakukan selama 12 hari, mulai 31 Mei hingga 12 Juni 2021 nanti.

Qomar menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan dihentikan. Karena menunggu evaluasi baik dari pimpinan maupun Satgas Covid-19 Bangkalan.

Sejauh ini, kegiatan PTM adalah ujian kenaikan kelas. Disdik Bangkalan sudah menginstruksikan agar ujian kenaikan kelas tetap berlanjut, namun itu harus dilakukan secara daring seperti sebelumnya. Penghentian ini, kata Zainul, tidak mempengaruhi kegiatan ujian kelas. Maka, sekolah juga wajib menaikkan kelas semua siswa  jika kembali ke daring.

“Penutupan sekolah kembali murni bukan karena ada kluster dari pendidikan seperti guru atau siswa yang terkena Covid-19. Hanya paman atau keluarga siswa atau pendidik memang ada yang terkena,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Disdik Jatim Cabang Bangkalan Moh. Fauzi mengatakan hal senada. Untuk kegiatan PTM lembaga pendidikan sekolah menengah atas (SMA) dihentikan sementara meski Disdik  Jawa Timur tetap memperbolehkan PTM berlangsung.

“Kami informasikan daring kebetulan SMA lagi ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Ini dalam rangka mendukung Kabupaten Bangkalan dalam mengatasi penyebaran Covid-19,” terangnya.

Jangka waktu penghentian PTM SMA/SMK akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi wabah Covid-19 di Bangkalan. Juga menunggu instruksi diperbolehkannya kembali PTM di Bangkalan.

“Situasional, karena sekarang rata-rata PAT. melihat perkembangan lebih lanjut kepada ketua Satgas Covid-19 Bangkalan. Insyaallah besok kami rapatkan lagi,” ungkap Fauzi. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *