725 Calon Jamaah Haji Diputuskan Gagal Berangkat

  • Whatsapp
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Wafir saat melintas di depan ruangan pendaftaran haji dan Umrah Kemenag Bangkalan. (Foto: Helmi Yahya)

BANGKALAN – Pemberangkatan jamaah haji tahun ini, dipastikan gagal berangkat. Sedikitnya, terdapat 725 calon jamaah haji di Bangkalan. Pembatalan pemberangkatan CJH, berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan CJH pada penyelenggara ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

Kepala Kemenag Bangkalan Abdul Haris mengatakan, keputusan penggagalan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2021 sudah diputuskan. Sehingga dipastikan, tidak ada pemberangkatan haji selama dua tahun terakhir lantaran belum usainya pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Keputusannya sudah keluar, dan sebanyak 725 haji kembali gagal berangkat,” ujarnya.

Meskipun keputusan tersebut terkesan mendahului pengumuman oleh Kedutaan Besar Arab Saudi, jika melihat jadwal pemberangkatan hanya kurang beberapa minggu. Tentu, waktu tersebut tidak akan cukup. Sebab, semua persiapan masih belum dilakukan.

“Arab Saudi memang belum mengeluarkan pengumuman resmi, tapi jadwal keberangkatan juga sudah mepet,” tuturnya.

Abdul Haris meminta, agar masyarakat CJH bisa lebih tabah dan bersabar. Sebab, langkah pembatalan juga mengacu pada kondisi persebaran pandemi, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi. “Saya harap mereka diberikan rasa sabar dan tabah, karena memang kondisinya belum memungkinkan,” ucapnya.

Senada diungkapkan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir. Menurutnya, penundaan tersebut akan berdampak pada pemberangkatan CJH selanjutnya.

“Ini dampaknya pada antrian pemberangkatan, karena nanti akan semakin panjang,” paparnya.

Meski demikian, pendaftaran CJH masih tetap dibuka. Sebab, tidak ada imbauan untuk ditutup. Sehingga, jika ada yang mendaftar tahun 2021 kemungkinan berangkat tahun 2051. Namun jika penundaan terus berlanjut, maka kemungkinan bisa berangkat tahun 2052 atau 2053.

“Dampak pada antrian pemberangkatan juga semakin panjang, kami doakan saja semoga semuanya segera normal,” tukasnya.  (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *