Program Tangkap Perikanan di Bangkalan Sulit Capai Target

  • Whatsapp
NELAYAN MEMANCING: Dampak wabah Covid-19 dan cuaca ektrem akibatkan capaian target dari program tangkap perikanan mengkhawatirkan.

KABAR BANGKALAN | Target tangkap perikanan di Kabupaten Bangkalan, tidak mengalami perubahan yang signifikan. Yakni, tidak jauh berbeda dengan target di 2020 lalu. Namun, hasil tangkapan nelayan tahun ini mengalami penurunan.

Seorang nelayan asal Sepuluh Kabupaten Bangkalan Markawan (60) mengatakan, berkurangnya hasil tangkapan disebabkan pengaruh cuaca.  Bahkan, tidak melaut beberapa bulan akibat cuaca ekstrem. ”Cuaca tidak mendukung, khawatir terjadi badai saat melaut,” ujarnya, Rabu (16/62021).

Selain itu, pengiriman ikan ke luar kota tidak banyak, sebelum adanya pandemi Covid-19. ”Permintaan berkurang, ada juga yang tidak menerima lagi, dan akhirnya dijual di pasar lokal,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Bangkalan Edy Wahyudi Nugroho membenarkan, menurunnya capaian hasil laut para nelayan.

Selain cuaca, juga disebabkan karena pandemi. Sehingga, pengiriman ikan ke luar daerah terganggu. Bahkan, banyak restoran dan rumah makan yang tutup. ”Biasanya pengiriman ke Sidoarjo dan daerah sekitar lainnya,” responnya.

Menurutnya, untuk target perikanan tangkap 2021 kali ini 26.484,86 ton. Target tersebut, dipakai untuk semua jenis ikan hasil tangkapan nelayan. Namun, realisasinya hingga bulan ke empat masih jauh dari target.

“Jika terus seperti ini, tentu target akan sulit dicapai,” tuturnya.

Hingga April 2021, hasil tangkap baru capai 3.636,7 ton. Pada Mei hingga kemarin masih proses pendataan. Sedangkan, untuk target perikanan tangkap di tahun 2020 mencapai 26.482,29 ton dan hanya terealisasi hingga 25.736,3 ton.

Sebab, adanya pandemi membuat konsumsi ikan berkurang dan berpengaruh pada patokan harga. ”Pernah rajungan per kilogram seharga Rp15 ribu. Kalau sekarang, sudah mahal lagi bisa Rp90 ribu,” tandasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *