PPDB Madrasah, Penerimaan Siswa Harus Disesuaikan dengan Ketersediaan Sarpras

  • Whatsapp
GENERASI BANGSA: Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk lembaga di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Bangalan akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas sekolah.

KABAR BANGKALAN | Penerimaan peserta didik baru, baik di madrasah swasta atau negeri masih berlangsung. Kali ini, jumlah siswa yang diterima harus disesuaikan dengan sarana dan prasarana (sarpras) yang dimiliki lembaga. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan Hamid, Kamis (17/6/2021).

Menurutnya, setiap lembaga harus memahami potensinya, serta menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Bahkan, PPDB untuk lembaga swasta memang tidak diberi pagu seperti madrasah negeri. ”Ada sebuah pernyataan semangat pantang menolak santri. Ini masuk pada nilai perjuangan. Kami memang tidak menentukan, karena madrasah yang tau kapasitasnya,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, untuk pagu penerimaan siswa baru di madrasah negeri sesuai dengan daya tampung. Yakni, untuk tingkat MA negeri dan MTS Negeri ada 7 rombongan belajar (rombel). Tetapi, untuk MIN 1 ada 3 rombel dan MIN 2 ada dua rombel. Jumlah siswa setiap rombel, di masing-masing tingkatan tidak sama. ”Kalau di MI hanya 28 dalam satu rombelnya,” imbuhnya.

Salah satu Yayasan Lembaga Pendidikan Islam di Kecamatan Klampis Abdillah menyampaikan, jika penerimaan siswa hanya berdasarkan pada kemampuan penyediaan fasilitas. Akibatnya, peminat madrasah swasta akan lebih sedikit. “Kalau dilihat sarpras, tentunya sekolah swasta nanti akan tertinggal,” responnya.

Abdillah meminta, agar penerimaan peserta didik baru juga bisa diatur secara merata. Sebab, jika madrasah swasta hanya mendapatkan siswa sedikit, tentu akan susah mendapatkan bantuan dan berkembang. “Kalau yang sedikit semakin sedikit ini nanti bagaimana,” keluhnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *