Dinkes Bangkalan Target 7.823 Vaksinasi per Hari

  • Whatsapp
Salah satu warga melakukan vaksinasi di Gedung Rato Ebu Bangkalan. (Foto: Helmi Yahya)

KABAR BANGKALAN | Target ribuan vaksinasi masyarakat setiap hari mulai digencarkan. Kegiatan tersebut, merupakan buntut dari gerakan 30 ribu vaksin setiap hari dari Pemerintah Provinsi jawa Timur (Pemprov Jatim). Sedangkan di Kabupaten Bangkalan, target vaksinasi setiap hari sebanyak 7.823 warga.

Untuk memenuhi target tersebut, akan dibentuk lokus vaksinasi. Sehingga, akan ada perluasan vaksinasi bagi warga. Sebab, target tersebut harus dipenuhi meski terbilang tinggi. Bahkan, sudah memulai gerakan lebih awal hingga Agustus 2021 nanti. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo, Senin (12/7/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, langkah awal akan menerapkan kegiatan vaksinasi serentak di semua kecamatan, dengan harapan target bisa dicapai. Bahkan, akan membuka pelayanan vaksin setiap hari Senin hingga Sabtu dengan batasan kuota 200 orang setiap hari. Target tersebut bisa tercapai, apabila semua pihak bekerjasama.

“Insyaallah mula Selasa ini (hari ini red). Nanti kami akan tentukan dulu lokasinya, apakah di Puskesmas atau di kecamatan, nanti tidak sama. Kalau sudah 200 orang, nanti kami tutup dan buka lagi di esok harinya,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, minat vaksin masyarakat sudah menunjukkan peningkatan. Hanya saja, masih perlu dorongan untuk diyakinkan kembali. Sehingga, tidak merasa terlalu khawatir akan vaksinasi.

“Kami yakin, kesadaran warga sudah mulai meningkat, jadi tinggal kami lebih luas menginformasikannya,” tuturnya.

Untuk memenuhi target harian, Sudiyo juga merencanakan melakukan serbuan vaksinasi di beberapa titik tertentu.

“Setiap hari saya usahakan ada vaksin, jadi masyarakat tidak perlu menunggu atau mencari untuk melakukan vaksinasi. Kami nantinya yang akan jemput bola langsung ke lapangan,” optimisnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyarankan, agar kegiatan vaksinasi dengan pengawasan ketat. Sehingga, tidak terjadi kerumunan dan malah menciptakan klaster baru.

“Saya dukung, agar target vaksinasi ini benar-benar bisa tercapai, tapi juga ingat prokes,” sarannya.

Selain itu Nur Hasan juga mengusulkan, agar Dinkes melibatkan seluruh tenaga kesehatan (nakes). Sebab, mengingat informasi yang beredar di masyarakat tentang vaksin masih tidak sama. Data itu, seharusnya bisa menjadi peluang agar masyarakat lebih yakin dan lebih antusias untuk melakukan vaksinasi.

“Saya kira masyarakat ini juga mulai sadar dan membutuhkan, hanya perlu diyakinkan saja,” tukasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *