Pandemi Covid-19, Dinas Perdagangan Ajukan Penurunan Target PAD

  • Whatsapp
Target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar di Bangkalan sulit tercapai akibat pandemi Covid-19. (Foto: Helmi Yahya)

KABAR BANGKALAN | Target capaian pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan, mulai menghantui beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan untuk mengoptimalkan PAD sesuai target. Terutama, pendapatan dari sektor pasar.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan Sutanto mengaku, tidak mampu mencapai target dengan kondisi saat ini. Apalagi, target yang harus dicapai tahun ini cukup tinggi. Yakni, Rp5 miliar. Sedangkan, capaian saat ini baru 44 persen atau Rp2,3 miliar.

Bacaan Lainnya

“Kami akan mengajukan penurunan target PAD. Kondisi pandemi ini, cukup berdampak pada pendapatan. Karena sejumlah pasar sempat of tanpa ada transaksi jual beli. Akibatnya, retribusi di pasar juga minim,” keluhnya, Kamis (15/7/2021).

Seharusnya, pada triwulan kedua sudah mencapai 50 persen. Sebab, puncak keramaian pengunjung pasar di bulan Mei- Juni. Saat ini, sudah melayangkan surat penurunan target PAD sebesar 20 persen terhadap tim anggaran (timgar). Sehingga, target yang harus tercapai menjadi Rp4 miliar.

“Sekarang pengunjung pasar tambah sepi, sehingga ada kelambatan untuk mencapai target. Kalau ada penurunan, insyallah kami bisa capai target. Jika usulan tidak diterima, kami pesimis untuk mencapai target,” paparnya.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi B DPRD Bangkalan Fadhur Rosi mengatakan, Disdag seharusnya berupaya mengoptimalkan pencapaian target PAD meski dalam kondisi pandemi. Sebab kebijakan pemerintah, pasar tetap buka. Apalagi, jika ada pasar hewan dan lainnya.

“Target ini masih lumayan, jika dibanding lainnya. Seharusnya, pengajuan itu ditolak. Jadi, dimaksimalkan dulu penagihannya,” sarannya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *