Bupati Blusukan Motivasi Warga Agar Tidak Takut Divaksin

  • Whatsapp
Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron saat mengunjungi rumah warga dan pondok pesantren. (Foto: Ist)

KABAR BANGKALAN | Sebagai orang nomor satu di Bangkalan, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memastikan kekebalan tubuh warganya yang berada di pelosok terjaga dari paparan Covid-19.

Pria dengan sapaan Ra Latif ini rela blusukan ke Kecamatan Kwanyar dan Galis sejak pagi hari meski di hari libur dinasnya, Sabtu (17/7/2021).

Bacaan Lainnya

Lokasi pertama yang dia kunjungi adalah Ponpes Taman Sari di Desa Pakaan Dajah dan Ponpes Darul Adab, Gunung Siring, Kecamatan Kwanyar. Di ponpes itu, Bupati Ra Latif memberikan bingkisan vitamin agar para santri tetap terjaga kesehatannya di tengah wabah Covid-19 yang semakin mengganas ini.

Selain itu, dia mengajak kiai dan tokoh agama setempat untuk bisa menerapkan protokol kesehatan (protkes), agar wabah segera berlalu. Bingkisan tersebut berupa beras, mie instan, vitamin dan juga masker.

“Semoga bantuan ini bisa membantu dan bisa meringankan masyarakat beserta Pondok Pesantren,” tuturnya kepada pengurus Pondok Pesantren Taman Sari.

Tidak cukup memberikan bantuan, dia juga memberi arahan kepada warga maupun ponpes tentang penerapan kegiatan Idul Adha di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Arahan yang diberikan adalah agar warga dan para santri mau divaksin. Ra Latif juga menjamin bahwa vaksin yang diberikan tersebut aman dan halal. Itu dia lakukan agar masyarakat di pelosok dan para tokoh agama tidak ragu dalam hal tersebut.

“Kedatangan saya untuk memberikan jaminan pada masyarakat bahwa vaksin ini halal dan aman. Sehingga mereka mau divaksin, juga para santri yang ada di dua pondok ini nanti juga mau divaksin,” harapnya.

Usai blusukan ke Kecamatan Kwanyar, dia juga menyempatkan waktunya ke warga di Desa Separah, Kecamatan Galis yang tempo hari terkena musibah puting beliung. Katanya, hal tersebut sebagai bentuk bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tidak hanya memikirkan penanganan Covid-19.

a Latif ingin memastikan, penanganan dan bantuan lainnya juga harus diberikan kepada warga yang terdampak bencana. Bantuan itu berupa bahan bangunan seperti genteng hingga peralatan dapur serta sembako agar bisa meringankan beban warga.

“Kami juga mendengar keluhan-keluhan mereka yang akan kami tampung dan bantu sesegera mungkin,” tukasnya usai memberikan bantuan. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *