Kasus Covid-19 Turun, Bangkalan Tetap Masuk PPKM Level 3

  • Whatsapp
Bupati Bangkalan membahas penanganan Covid-19 bersama pihak Dinkes dan Polres Bangkalan usai PPKM darurat dinyatakan diperpanjang. (Foto: Fa'in Nadofatul M.)

KABAR BANGKALAN | Setelah perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Bangkalan masuk dalam PPKM level 3. Kendati demikian Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan mencatat, selama PPKM darurat diberlakukan, kasus baru turun menjadi 30 orang per hari.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengatakan, secara kumulatif atau riil kasus turun. Kasus baru yang biasanya lebih dari 100 orang per hari, belakangan ini hanya 30 orang per hari. Tetapi dia tidak menampik bahwa ada perbedaan data yang dirilis oleh Satgas Covid-19 Jawa Timur dengan Satgas Covid-19 Bangkalan.

Bacaan Lainnya

“Memang dalam tiga hari ini, jika berdasarkan peta sebaran Provinsi Jatim masih tinggi. Itu karena Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memiliki aplikasi baru,” katanya usai menghadiri video conference dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Rabu (21/7/2021) di Pendopo Bupati Bangkalan.

Dijelaskan Yoyok (sapaan akrabnya), aplikasi baru tersebut memiliki sistem autoverif, yakni berupa sistem yang menginput data dari berbagai lokasi, tetapi beridentitas Bangkalan. Jika hasilnya reaktif atau terinfeksi, secara otomatis masuk ke dalam database wilayah Bangkalan.

“Mau periksa di Malang, di Jakarta atau daerah lain, jika KTP-nya Bangkalan, otomatis akan muncul di peta sebaran Bangkalan,” terangnya.

Sedangkan untuk menginput angka kasus berdasarkan peta sebaran Covid-19 milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), Dinkes Bangkalan masih terkendala ketiadaan sumber daya manusia (SDM)-nya. Sehingga ketika data dirilis, tidak ada SDM yang bisa menginput ke program all new record milik Kemenkes tersebut untuk menyelaraskan data.

“Jadi yang ada di peta sebaran tersebut bukan merupakan gambaran riil yang terjadi di Bangkalan. Kasus baru turun sekarang, kejadian saat ini melandai. Tunggu empat sampai 5 hari lagi nanti akan normal kembali datanya,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengungkapkan, dalam menindaklanjuti perpanjangan PPKM darurat di Bangkalan, pihaknya masih menunggu surat edaran (SE) dari gubernur. Sehingga dia bisa membuat syarat atau aturan baru di perpanjangan PPKM darurat ini untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

“Bangkalan masuk kategori level 3, artinya penerapan atau realisasinya seperti level 4. Di mana, masyarakat harus betul-betul disiplin dan harus ikut aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,” tuturnya saat dikonfirmasi di Pendopo Bangkalan.

Mengenai efektivitas PPKM darurat untuk Bangkalan, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengakui telah berdampak pada penurunan kasus baru. Maka, dia menilai bahwa kebijakan itu telah efektif diterapkan di Bangkalan. Sehingga dia meminta masyarakat tidak lengah dan tetap disiplin protokol kesehatan (protkes).

“Karena tanpa disiplin, yang kami lakukan akan sia-sia. Mohon pada masyarakat tetap disiplin pada PPKM darurat, kami juga telah menekan angka kematian dengan masyarakat yang punya keluhan sakit apapun segera ke layanan kesehatan memeriksakan diri,” tandasnya.

Sebelumnya PPKM darurat yang awalnya akan berakhir Selasa (20/7/2021) lalu, berdasarkan hasil video conference (vidcon) dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan pada Rabu (21/7/2021), diperpanjang sampai 25 Juli mendatang dan Bangkalan masuk dalam PPKM Level 3.

Mengenai efektivitas PPKM darurat untuk Bangkalan, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengakui telah berdampak pada penurunan kasus baru. Maka, dia menilai bahwa kebijakan itu telah efektif diterapkan di Bangkalan. Sehingga dia meminta masyarakat tidak lengah dan tetap disiplin protokol kesehatan (protkes).

“Karena tanpa disiplin, yang kami lakukan akan sia-sia. Mohon pada masyarakat tetap disiplin pada PPKM darurat, kami juga telah menekan angka kematian dengan masyarakat yang punya keluhan sakit apapun segera ke layanan kesehatan memeriksakan diri,” tandasnya.

Sebelumnya PPKM darurat yang awalnya akan berakhir Selasa (20/7/2021) lalu, berdasarkan hasil video conference (vidcon) dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan pada Rabu (21/7/2021), diperpanjang sampai 25 Juli mendatang dan Bangkalan masuk dalam PPKM Level 3. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *